Suami Raja dan Istri Ratu dalam Konsep Keluarga Islami yang Indah
Coach Hafidin menduga, inilah konsep rumah tangga yang amburadul, tidak berasas kuat, tidak faham fitrah manusia dan tidak selaras dengan wahyu.
Posisi Cinta Yang Benar Dalam Ikatan Pernikahan
Dalam Pernikahan, Kerusakan segala Urusan bersumber dari Nafsu Syahwat menguasai diri sendiri dan Keselamatan segala urusan bersumber dari Nafsu syahwat mengikuti Wahyu.
Beda Cara Sukses Bisnis, Politik dan Sukses Rumah Tangga
Kebahagiaan dan keharmonisan Rumah Tangga, hanya lahir dari kebahagiaan Suami yang menular ke Istri.
Fokus Suami Sukses Poligami Sepanjang Usia Rumah Tangga
Membangun mindset yang benar dalam rumah tangga adalah kunci sukses poligami. Dengan menanamkan pemahaman bahwa syari'ah Islam bertujuan untuk kebahagiaan dan kemuliaan, istri akan lebih mudah menerima poligami sebagai ibadah utama. Suami yang serius dalam hal ini akan menikmati rumah tangga yang penuh berkah, selaras, dan diliputi hidayah Allah.
Bawaan VS Bentukan Sifat Istri
Maka, setiap suami harus mempelajari siapa istrinya sejak awal, bahkan jauh-jauh hari sebelum menikahinya. Baca kebiasaan keluarganya dan nasab keturunannya.
Apatis VS Tidak Mau Poligami
Apatis adalah sikap kurangnya minat, perhatian, atau emosi terhadap suatu hal. Orang yang apatis cenderung tidak peduli atau tidak memiliki motivasi untuk terlibat dalam situasi atau masalah tertentu.
2024 | Private Mentoring Suami Bahagia
Tidak semua laki-laki ditakdirkan memiliki istri baik, lembut, penurut dan berhias rasa hormat yang tinggi kepada Suami.
Merahasiakan Proses Awal untuk Sukses Poligami
Sukses poligami, merupakan salah satu bentuk sukses yang bisa menjadi sumber kedengkian, terutama orang terdekat, seperti istri, anak dan anggota keluarga inti, keluarga utama dan keluarga besar.
Mencari vs Menduplikasi Kebahagiaan dalam Poligami
Poligami bukanlah tempat untuk mencari kebahagiaan yang belum ada, melainkan untuk menduplikasi kebahagiaan yang sudah tercipta. Sebelum berpoligami, pastikan fondasi rumah tangga pertama sudah kuat dan bahagia, agar poligami menjadi jalan untuk melipatgandakan kebahagiaan, bukan kesengsaraan.