
Coach Hafidin | 0812-8927-8201
😅 Fenomena Ironis
Ada satu penyakit lelaki modern yang bikin geli sekaligus miris:
💳 Gaji masuk rekening → istri pegang kartu ATM,
👨🦱 Suami cuma jadi penonton.
Katanya cinta, katanya percaya… tapi faktanya qowwamah ditukar jadi babu rumah tangga.
📌 1. QS. An-Nisa: 34 Bukan Pajangan
Allah sudah tegaskan:
ٱلرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى ٱلنِّسَآءِ
“Laki-laki itu pemimpin bagi wanita.”
Kalau pemimpin, kok malah duit oper ke anak buah?
Kalau qowwam, kok malah tunduk di bawah manajemen “bendahara istri”?
👉 Ini bukan qowwam, ini jongos halal versi legal.
📌 2. QS. An-Nisa: 5 Sudah Warning
وَلَا تُؤْتُوا السُّفَهَاءَ أَمْوَالَكُمْ
“Jangan serahkan harta kalian kepada orang-orang safih (ceroboh/lemah akal).”
Ibnu ‘Abbas menjelaskan: safih = anak kecil dan wanita (pada masa itu belum biasa urus harta).
Tapi suami modern malah bangga:
“Uang semua dipegang istri, saya mah nrimo aja.”
👉 Bangga jadi safih, atau memang mental jongos dipoles romantisme?
📌 3. Fenomena “Suami ATM, Istri CEO”
👔 Suami kerja banting tulang.
👩🦰 Istri pegang rekening, atur budget, kasih jatah ke suami kayak uang jajan anak sekolah.
Parahnya, beli rokok, kopi, atau bensin pun harus lapor ke bos bendahara.
👉 Ini bukan qowwam, ini downgrade: kepala keluarga jadi karyawan rumah tangga.
📌 4. Efek Domino: Qowwamah Runtuh
- Suami kehilangan izzah.
- Istri merasa berkuasa → “duit di tangan saya.”
- Anak-anak melihat bapaknya ngemis uang jajan → citra bapak runtuh.
- Rumah tangga berubah jadi matriarki terselubung berkedok cinta.
Biasanya, kalau istri sudah merasa berkuasa, lidahnya makin tajam:
“Kalau bukan saya yang ngatur, habis tuh duit.”
Dan suami diam saja… takut harga diri makin digerus.
📌 5. Jalan Lurus Qowwam Mastery
✅ Harta tetap di tangan suami.
✅ Istri boleh mengelola → hanya pada bagian yang diserahkan.
✅ Suami tentukan arah: investasi, sedekah, tabungan, gaya hidup.
✅ Istri jadi manajer rumah tangga, bukan direktur utama perusahaan suami.
📖 Rasulullah ﷺ bersabda (HR. Abu Dawud):
“Tidak halal bagi wanita memberikan sesuatu dari rumah suaminya kecuali dengan izin suaminya.”
👉 Clear. Titik.
🔥 Punchline Sadis
Suami yang bangga hartanya dipegang istri itu bukan romantis, tapi tragis.
- Bukan qowwam, tapi jongos berkedok sultan.
- Bukan kepala keluarga, tapi buntut ATM berjalan.
⚠️ Kalau terus begini, jangan salahkan siapa-siapa kalau istri jadi ratu, suami jadi babu.
Barokallah fiikum
Pelatih Hafidin – Pendiri Poligami Pendampingan Swasta
Baca Juga: