
By Coach Hafidin |Β 0812-8927-8201
Pendahuluan
Dalam menjalani kehidupan berpoligami, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh aspek materi atau kecerdasan emosional semata, tetapi juga oleh keyakinan yang kuat. Tanpa keyakinan yang kokoh, seorang suami akan mudah goyah menghadapi tantanganβbaik dari internal diri sendiri, istri-istri, maupun tekanan sosial.
π§ 4 Yakin menjadi fondasi utama yang harus tertanam dalam diri setiap pria yang ingin menjalani poligami dengan sukses. Keempatnya bersifat aksiomatik dan tidak dapat ditawar.
π Konsep ini diajarkan secara mendalam dalam program Private Mentoring Poligami, sebagai bagian dari transformasi mindset dan kesiapan mental suami.
1οΈβ£ Yakin Benar
π Poligami adalah Syariat Allah Ta’ala
Poligami bukanlah hasil rekayasa manusia, melainkan bagian dari syariat Allah Ta’ala yang telah ditetapkan dengan penuh hikmah. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:
“Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bila kamu menikahinya), maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja atau hamba sahaya yang kamu miliki. Yang demikian itu lebih dekat untuk tidak berbuat zalim.”
(QS. An-Nisa’: 3)
π Firman Allah ini merupakan dalil yang pasti bahwa poligami adalah bagian dari hukum Islam yang sah dan benar. Tidak ada ruang bagi keraguan.
2οΈβ£ Yakin Baik
π Mustahil Syariat Allah Menyengsarakan Manusia
Allah adalah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Mustahil syariat-Nya diturunkan untuk menyengsarakan manusia, apalagi kaum wanita. Allah berfirman:
“Kami tidak menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu agar kamu menjadi susah.”
(QS. Taha: 2)
Syariat poligami justru melindungi wanita dari banyak mudarat:
βοΈ Tingginya angka janda
βοΈ Perzinaan
βοΈ Ketimpangan jumlah pria dan wanita
π Sejarah membuktikan bahwa poligami yang benar menciptakan keseimbangan sosial dan keharmonisan keluarga.
3οΈβ£ Yakin Maslahat
βοΈ Setiap Syariat adalah Solusi Hidup Manusia
Poligami adalah solusi, bukan sumber masalah. Dalam Islam, setiap ketentuan Allah pasti membawa maslahat. Rasulullah ο·Ί sendiri berpoligami demi maslahat besar bagi umat.
Di antara maslahat poligami:
πΉ Menjaga fitrah laki-laki yang memiliki potensi poligamis
πΉ Membantu perempuan yang membutuhkan perlindungan dan nafkah
πΉ Menghasilkan generasi lebih banyak dan berkualitas
πΉ Menolong perempuan belum menikah mendapatkan pasangan yang layak
Tanpa poligami, banyak wanita akan terabaikan secara sosial dan ekonomi.
4οΈβ£ Yakin Bahagia
πΏ Kebahagiaan Hadir dari Taslim kepada Allah dan Qonit pada Syariat-Nya
Kebahagiaan sejati lahir dari ketundukan kepada Allah dan syariat-Nya. Orang yang menjalani poligami dengan taslim dan qonit akan merasakan kedamaian.
“Barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, maka ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.”
(QS. Taha: 123)
π Mereka yang memiliki Yakin Bahagia akan menjalani poligami dengan hati lapang dan penuh keindahan, bukan kegelisahan.
Kesimpulan
β¨ 4 Yakin adalah pondasi doktrinal bagi setiap pria yang ingin sukses dalam poligami. Tanpa:
- Yakin Benar
- Yakin Baik
- Yakin Maslahat
- Yakin Bahagia
β¦maka poligami akan menjadi beban, bukan anugerah.
Program Private Mentoring Poligami membekali setiap suami dengan mindset kokoh sebelum mempraktikkan poligami. Setiap langkah menjadi lebih yakin, terang, dan diberkahi.
Barokallah fiikum
Coach Hafidin β Mentor Poligami Expert
Baca Juga: