HomeBlogPoligami6 Level Berpikir Taksonomi Bloom dalam Transformasi Mentee PMP

6 Level Berpikir Taksonomi Bloom dalam Transformasi Mentee PMP

6 Level Berpikir Taksonomi Bloom dalam Transformasi Mentee PMP

Coach Hafidin |ย 0812-8927-8201

๐ŸŒฟ Pendahuluan

Banyak suami gagal memimpin rumah tangga poligami karena berhenti di level berpikir rendah: sekadar mengingat dalil tanpa naik ke pemahaman, penerapan, atau penciptaan solusi.

Taksonomi Bloom menjadi peta penting untuk menilai kematangan intelektual, spiritual, dan kepemimpinan seorang suami dalam poligami.

Dalam Private Mentoring Poligami (PMP), enam tangga berpikir ini menjadi jalan pendakian menuju Qowwam Mastery: dari sekadar tahu, hingga mampu mencipta harmoni.


1๏ธโƒฃ Mengingat (Remembering)

Mentee merekam informasi dasar: ayat, hadits, dan framework poligami.
๐Ÿ“Œ Contoh: menghafal 4 Nafkah Wajib atau 4 Pondasi Pesona Suami.
โš ๏ธ Risiko: berhenti di sini = hanya jadi mesin kutip dalil.


2๏ธโƒฃ Memahami (Understanding)

Mentee mulai menangkap makna di balik teks.
๐Ÿ“Œ Contoh: memahami bahwa nafkah spiritual (50%) adalah pondasi utama, bukan tambahan.


3๏ธโƒฃ Menerapkan (Applying)

Ilmu diwujudkan dalam praktik rumah tangga poligami.
๐Ÿ“Œ Contoh: mengelola emosi saat istri marah, komunikasi sehat, pembagian waktu adil, menjalankan 4 Kuasa Suami dalam keseharian.


4๏ธโƒฃ Menganalisis (Analyzing)

Membedah masalah rumah tangga poligami dengan jernih.
๐Ÿ“Œ Contoh: mencari akar masalahโ€”salah komunikasi, kurang nafkah, atau luka batin masa lalu.


5๏ธโƒฃ Mengevaluasi (Evaluating)

Mentee menilai kepemimpinannya sendiri.
๐Ÿ“Œ Contoh: apakah sudah adil? apakah pola kepemimpinan membawa ketenangan atau justru kegaduhan?


6๏ธโƒฃ Menciptakan (Creating)

Puncak Qowwamah adalah mencipta solusi orisinil.
๐Ÿ“Œ Contoh: merancang sistem komunikasi berbasis Radical Candor, membuat ritual spiritual harian bersama istri, hingga menciptakan harmoni nyata, bukan sekadar teori.


๐ŸŒŸ Kesimpulan

Taksonomi Bloom bukan sekadar teori pendidikan, tapi peta transformasi suami poligami. Dalam PMP, enam level ini adalah jalan pendakian:

  1. Mengingat framework.
  2. Memahami makna.
  3. Menerapkan ilmu.
  4. Menganalisis problem.
  5. Mengevaluasi diri.
  6. Menciptakan harmoni.

๐Ÿ‘‰ Suami yang berhenti di level rendah = jongos istri.
๐Ÿ‘‰ Suami yang mendaki hingga level mencipta = tampil sebagai Qowwam sejati, pemimpin poligami mempesona.

Barokallah fiikum
Pelatih Hafidin โ€“ Pendiri Poligami Pendampingan Swasta


Baca Juga: