HomeBlogPoligamiPoligami Gagal Karena Doyan Ngeles

Poligami Gagal Karena Doyan Ngeles

Poligami Gagal Karena Doyan Ngeles

Coach Hafidin | 0812-8927-8201

Suami Banyak Alasan, Tapi Nol Perubahan

Katanya mau poligami.
Katanya udah siap mental.
Katanya istri juga udah “dipahamkan.”

Tapi giliran ditanya:

“Bro, kenapa belum jalan juga poligaminya?”

Jawabannya mulai masuk ke zona mitos:

  • “Lagi nunggu waktu yang pas…”
  • “Masih mikirin perasaan istri…”
  • “Masih belum nemu jodoh yang klik…”
  • “Lagi nyusun strategi… Udah hampir matang…”

Matang dari mana?
Sudah 3 tahun cuma muter-muter di dalil dan keraguan.

🚫 Ngeles adalah Hobi Nasional Suami Lemah Qowwam

Suami yang kuat Qowwam, kalau belum siap poligami, dia bilang:

“Saya belum pantas. Saya masih butuh belajar.”
Selesai. Gentleman.

Tapi suami yang lemah Qowwam, hobinya justru ngeles kayak pemain bola sinetron:

  • Disikut realita, nyalahin syariat
  • Diserang logika, ngeles ke dalil
  • Disindir istri, malah pake dalil sabar

Lah… kapan belajarnya? Kapan bangkitnya?

🧠 Coach Hafidin Bilang:

“Ngeles itu tanda mental belum selesai.
Sementara poligami butuh suami yang selesai dengan dirinya.”

Kalau mental masih mental cari alasan,
maka poligami hanya akan jadi mimipi, bukan mimpi.

🔍 Kenapa Banyak Suami Gagal Poligami?

❌ Bukan karena istri jahat
❌ Bukan karena calon istri kabur
✅ Tapi karena suami sendiri nggak berubah

Suami gagal:

  • Mengelola diri
  • Menata visi
  • Membangun pondasi
  • Dan disiplin bertransformasi

Hidupnya cuma muter-muter antara:

“Kayaknya bisa sih…”
“Cuma masih belum saatnya…”
“Saya yakin, tapi…”

⚠️ Brooo… Poligami bukan tugas akhir!
Kalau nunggu yakin 100%, kamu akan mati dalam ketidakyakinan!

💡 Solusinya Bukan Dalil Baru. Tapi Diri Baru.

Kalau ingin poligami sukses:

  • Jangan sibuk cari referensi, tapi cari mentor
  • Jangan sibuk ngeles, tapi geser posisi: dari penonton jadi pelaku

Dan di sinilah tempatnya:
📌 Private Mentoring Poligami Coach Hafidin
Bukan untuk suami malas.
Tapi untuk suami yang berani bangkit.

📌 Penutup:

“Berhenti Ngeles. Mulai Ngegas.”
“Berhenti Beralasan. Mulai Berproses.”
“Karena Calon Istrimu Nggak Butuh Filosofi. Dia Butuh Suami Qowwam.”

Barokallah fiikum
Coach Hafidin – Mentor Poligami Expert


Baca Juga: