HomeBlogPoligami🕌 Poligami yang Selaras dengan Titah Wahyu dan Hukum Semesta

🕌 Poligami yang Selaras dengan Titah Wahyu dan Hukum Semesta

🕌 Poligami yang Selaras dengan Titah Wahyu dan Hukum Semesta

By Coach Hafidin | 0812-8927-8201

Sebagaimana Shalat Berjamaah di Masjid

Dalam kehidupan yang penuh dinamika dan tantangan, poligami sering kali dipandang sebagai sesuatu yang rumit dan penuh kendala. Namun, bila seorang suami memahami hakikat poligami dalam perspektif yang lebih mendalam—yakni sebagai bagian dari titah wahyu yang selaras dengan hukum semesta—maka poligami bisa menjadi perjalanan yang lebih mudah dan penuh berkah, layaknya melaksanakan shalat berjamaah di masjid.

📜 Titah Wahyu dan Hukum Semesta

Dua Hal yang Tak Terpisahkan

Sebagaimana yang kita ketahui, wahyu Allah adalah petunjuk hidup yang sempurna bagi umat manusia. Di sisi lain, hukum semesta adalah prinsip alam yang tak terbantahkan, mengatur segala sesuatu yang ada di dunia ini.

Ketika seorang suami dapat menyelaraskan dirinya dengan wahyu—terutama dalam hal poligami—maka ia sebenarnya sedang menghubungkan dirinya dengan kekuatan alam semesta itu sendiri. Wahyu dan hukum semesta bukanlah dua hal yang terpisah; mereka adalah satu kesatuan yang saling mendukung.

🕌 Poligami Sebagaimana Shalat Berjamaah

Shalat berjamaah di masjid adalah aktivitas yang sangat terstruktur dan penuh ketenangan. Setiap gerakan dan bacaan dilakukan dengan penuh kesadaran, diiringi dengan niat yang tulus untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Begitu juga halnya dengan poligami. Ketika seorang suami mengimani poligami dengan keyakinan yang sama seperti ia mengimani shalat—yakni dengan kesadaran penuh terhadap hukum Allah dan keyakinan bahwa poligami adalah amanat syariat—maka prosesnya akan menjadi lebih lancar, harmonis, dan penuh berkah.

🌀 Bila suami dapat menyelaraskan dirinya dengan wahyu, maka 4 elemen semesta yang mengatur alam semesta ini—energi, vibrasi, frekuensi, dan resonansi—akan bekerja untuk mengkondisikan 4 elemen semesta kecil dalam diri istri:

  • đź’ˇ IQ (Intelligence Quotient)
  • ❤️ EQ (Emotional Quotient)
  • ✨ SQ (Spiritual Quotient)
  • 🔥 AQ (Adversity Quotient)

✨ Keselarasan Ruh Suami dengan Wahyu dan Elemen Semesta

Sama seperti shalat berjamaah yang membutuhkan kerjasama yang harmonis antara makmum dan imam, poligami yang sukses juga membutuhkan keselarasan antara suami dan istri.

Ketika seorang suami berhasil menyelaraskan ruhnya dengan wahyu, maka seluruh energi semesta akan mendukungnya. Energi ini akan mengalir melalui dirinya, mengubah suasana hati, pikiran, dan bahkan tindakan istri-istrinya, sehingga mereka pun dengan mudah menerima, merelakan, dan menyambut kehidupan poligami dengan hati yang lapang.

Proses ini tidak hanya tentang mengubah mindset istri atau mengontrol emosi. Ini lebih kepada bagaimana seorang suami bisa menata dirinya dengan penuh ketenangan, kedewasaan, dan kebijaksanaan, yang semuanya merupakan dampak dari keselarasan antara ruh suami dengan wahyu Ilahi.

Begitu pula, poligami yang dilaksanakan dengan kesadaran penuh akan mengundang keharmonisan dalam setiap interaksi yang terjadi dalam rumah tangga.

đź§­ Coach Hafidin dan Program Private Mentoring Poligami

Coach Hafidin, sebagai begawan poligami Indonesia, memahami pentingnya keselarasan ini. Melalui program Private Mentoring Poligami, beliau tidak hanya mengajarkan bagaimana menjalani poligami secara praktis, tetapi juga membantu suami untuk menyelaraskan dirinya dengan wahyu Ilahi, sehingga proses poligami bisa berjalan dengan lancar.

Dengan teknik-teknik pembelajaran yang mendalam dan mendetail, Coach Hafidin memastikan bahwa setiap suami yang mengikuti program ini tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga transformasi diri yang mendalam.

Program ini mengajarkan bagaimana poligami dapat menjadi perjalanan spiritual yang penuh berkah, dengan menciptakan harmoni dalam rumah tangga, sebagaimana shalat berjamaah yang membawa kedamaian bagi setiap jamaahnya.

Coach Hafidin membantu suami untuk memfasilitasi proses ini tanpa tekanan, tanpa paksaan, melainkan dengan keselarasan energi dan niat yang tulus.

đź§© Kesimpulan

Poligami yang benar-benar diimani, sebagaimana kita mengimani shalat, akan menjadi mudah, damai, dan penuh keberkahan.

Ketika seorang suami mampu menyelaraskan dirinya dengan wahyu Ilahi dan hukum semesta, maka proses poligami pun akan mengalir dengan lancar, tanpa ada hambatan. Semua elemen semesta, dari energi hingga resonansi, akan berkontribusi untuk menciptakan keharmonisan dalam hubungan suami dan istri.

Poligami yang sukses bukanlah hasil dari paksaan, melainkan dari keselarasan yang tulus, baik dalam diri suami maupun istri.

Barokallah fiikum
Coach Hafidin – Mentor Poligami Expert


Baca Juga: